HelpNona Writing Contest : Paket 3 in 1 dalam Status Jomblo

image1

 

Beberapa penggalan lirik di atas adalah syair yang ditulis oleh Megan Trainor dalam lagunya Women Up. Yah saya rasa lagu itu cocok untuk menjadi penyemangat dan self reminder kita bahwa perempuan itu bisa bersenang-sanang dan bahagia dengan caranya meskipun tanpa seorang pacar. Dengan alunan music yang up beat, memperkuat statement dari pemilihan liriknya. Namun bukan itu yang akan kita bahas …

Nampaknya seiring berjalannya waktu, konotasi ‘jomblo’ di kalangan masyarakat semakin terdengar menyeramkan bahkan tak jarang pula dijadikan sebagai bahan cemoohan. Hai nona, jangan sampai kalian baper berkepanjangan hanya soal itu ya?

Percaya atau nggak, jomblo berkualitas itu ada! Seperti apa sih jomblo berkualitas itu? Yaitu jomblo yang dengan sadar memilih untuk tidak pacaran karena alasan-alasan yang cukup rasional untuk di pertimbangkan bahkan dijadikan prinsip, diantaranya

  1. Buat apa pacaran kalo nggak bahagia?

Faktanya memang tidak mungkin dalam suatu hubungan sama sekali tidak ada rasa bahagianya, tapi kalau rasa bahagia itu hanya datang dikala waktu-waktu tertentu dan lebih banyak menyiksanya untuk apa? Terkadang seseorang mungkin pacaran atau memulai suatu hubungan secara terburu-buru. Tapi hai nona, apakah kalian yakin dengan hubungan yang berawal seperti itu? Jangan memulai hanya karena kita mungkin sedang merasa kesepian, tapi mulailah ketika kita sudah siap. Jika kita tidak berhati-hati dan selektif dalam memilih seorang laki-laki sebagai pacar, banyak resiko yang mungkin mengancam kita sebagai perempuan, baik secara mental maupun fisik. Tidak jarang masalah-masalah ini terjadi, misalnya pasangan kita yang ternyata tidak setia dan masih mendekati perempuan-perempuan lain? Pasangan yang mungkin hanya memanfaatkan kita saja untuk kepentingannya? Pasangan yang meminta kita untuk mengikuti kemauannya dan menuntut perubahan ini dan itu dari kita, atau bahkan kekerasan fisik saat pacaran? Jangan anggap remeh hal-hal seperti itu ya nona, kita ini adalah makhluk Tuhan yang juga berharga untuk diperlakukan secara adil. Jangan membodohi diri dengan bertahan atau memposisikan diri pada tempat yang tidak layak, jika kita tidak diperlakukan secara baik oleh satu orang, masih banyak laki-laki bahkan miliaran di luar sana yang bisa bersikap baik pada kita. So, pilihan untuk jomblo sepertinya jalan keluar yang cukup aman dibandingkan memaksakan diri pada hubungan pacaran yang tidak sehat.

  1. Kesempatan menggali potensi diri

Disaat kita memiliki waktu luang yang lebih tanpa perlu memikirkan orang lain khususnya pacar, itulah justru kesempatan baik untuk mengenal diri kita lebih dalam dan menggali potensi yang ada. Karena seperti yang kita tahu bahwa semua manusia pasti diciptakan dengan kelebihannya, karena kita semua terlahir sebagai bintang yang bersinar pada langitnya masing-masing. Temukan apa yang menjadi kelebihan kita, apa yang menjadi potensi dan passion dari diri kita, fokus, asah dan pertajam itu agar kita bisa sukses! Nona tidak perlu khawatir soal hubungan asmara, pasangan ataupun soal jodoh. Kita semua harus yakin bahwa segala hal di dunia ini memiliki pasangan, layaknya siang dan malam.

Berharap untuk mendapatkan pasangan yang sukses itu lumrah, tapi kalau kita yang menjadi sukses? Kenapa tidak? Tidak ada yang tidak mungkinkan? Apalagi jika kita bersungguh-sungguh, dan percayalah nona, tidak hanya perempuan saja yang menyukai laki-laki sukses, tapi laki-laki juga menyukai perempuan yang sukses. Perempuan yang sukses dan mandiri memiliki nilai tambah dimata laki-laki, mampu menciptakan kekaguman tersendiri, dan laki-laki juga tentunya akan mempertimbangkan perempuan mana yang layak untuk dijadikan sebagai ibu dari anak-anaknya kelak.

  1. ‘Kamu’ bukan milik siapa-siapa

Kata siapa jadi jomblo itu ngga laku? Kata siapa jadi jomblo itu menyedihkan serasa menjadi makhluk yang terkena kutukan? Justru kita adalah tuan putri yang sedang mengadakan sayembara untuk mencari pangeran yang layak untuk kita, karena tidak benarkan jika hanya laki-laki saja yang mencari perempuan yang pantas? Tapi kita jugalah yang memilih laki-laki yang pantas. Dengan tidak terburu-buru menjalin hubungan melalui status pacaran, secara tidak langsung kita meningkatkan standart pilihan kita, karena kita juga terus memantaskan diri untuk lebih baik dan menjauhkan diri dari hubungan-hubungan yang mungkin berpotensi kearah yang tidak sehat. Kita menjadi perempuan yang bukan milik siapa-siapa, kita menjadi perempuan yang dikagumi karena apa yang ada pada diri kita dan mengharuskan laki-laki untuk berusaha dalam mendapatkannya, yaitu dengan memantaskan diri juga, hingga waktunya tiba. Waktu dimana kita, baik perempuan dan laki-laki tersebut sudah sama-sama siap, serius dan berkomitmen dalam tujuan yang sama. Dan dengan kesiapan tersebut, mampu meminimalisir nona semua dari potensi pacaran yang tidak sehat. Karena logikanya, pada waktu yang tepat itulah keseriusan sudah menjadi harga mati, dan usaha yang selama ini dilakukan untuk memperjuangkan dan untuk saling mempertimbangkan menjadi berharga untuk tidak di sia-siakan.

Jadi nona, apakah kalian masih ragu atau meratapi nasib jomblo kalian? Semoga tidak ya …

Sayangilah diri kita dulu, sebelum kita menyayangi diri oranglain dan pahamilah diri kita dulu sebelum kita mampu memahami diri oranglain, karena dengan begitu kita bisa mengetahui apa yang kita butuhkan, apa yang terbaik untuk kita dan tentunya akan membuat kita selalu bahagia.  #Selfrespect #Selfreminder #Pacaransehat

http://www.helpnona.com/kabarnona/writing-contest-helpnona-2016 .

[helpnona]_writing_comp_banner

 

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s